Pemipaan | Gas Medis PDF Print E-mail
Written by yanto krisyanto   
Sunday, 10 August 2008 06:30
Sistem pemipaan dari instalasi gas medis :

Gas medis dari ruang sentral didistribusikan ke ruang-ruang pelayanan/ perawatan melalui instalasi pipa dan outlet gas medis.
Standard pipa tembaga yang dipakai untuk instalasi gas medis adalah :
a. JIS H 330U-C1120 Type L
b. ASTM B88 : Type L
Pemasangan pipa pada instalasi pipa diatas plafond harus dilengkapi dudukan dan gantungan pipa yang diikat kuat pada dek beton atau kuda-kuda kayu. Masing-masing pipa harus diberi klem penguat dengan jarak yang cukup ( 10-25 cm ) . Jarak dudukan atau penumpu satu sama lain rata-rata 1-2 meter, balok vertical maupun horizontal. Untuk menghindari penurunan tekanan ( preasure drop ) pemasangan pipa pada instalasi diatur menurut diameter yang disesuaikan dengan panjang instalasi pipa dan jumlah outlet. Pemasangan pipa tembaga pada instalasi di dalam dinding ( tembok atu partisi ) harus dilengkapi pipa pelindung ( PVC atau conduit ) untuk menghindari benturan-benturan yang mungkin terjadi dan untuk mempermudah perawatan/ maintenanace instalasi pipa di dinding. Ukuran pipa PVC tersebut biasanya 10-16 mm. Semua penyambungan pipa untuk instalasi gas medis harus menggunakan fiting-fiting yang sesuai, seperti elbow, socket, tee dan reducer. Untuk membedakan jenis gas pada instalasi pipa harus dipasang tulisan/ stiker yang menyatakan jenis dan arah aliran gas dengan jarak yang cukup ( ± 2 meter ) ataupun dengan memberi warna dengan mengecat pipa sesuai dengan gasnya masing-masing.

a. MAIN VALVE DAN ZONE VALVE
Seluruh jaringan instalasi pipa pada tiap jenis gas harus dilengkapi pemasangan:
a. 1 ( satu ) unit kran induk ( main valve ) yang dipasang di ruang sentral
b. 1 ( satu ) unit kran distribusi yang dipasang di setiap
c. Sesuai dengan kebutuhan kran pembagi ( zone valve ) dipasang sesuai dengan pembagian instalasi.
d. Sesuai kebutuhan kran darurat ( emergency valve ) dipasang pada ruang operasi bedah
Seluruh jaringan instalasi pipa harus dilakukan pengetesan terutama untuk mendapatkan kepastian kebocoran pada setiap daerah sambungan, lebih diutamakan pada instalasi yang tertutup lapisan dinding tembok pemeriksaan kebocoran harus sangat diperhatikan. Pada pemasangan instalasi pipa pada bangunan bertingkat, pengetesan kebocoran biasanya dilakukan secara bertahap, apabila dipastikan tidak ada kebocoran dilanjutkan pengetesaan keseluruhan.
Tahap pelaksanaan pengetesan instalasi pipa dilakukan sebagai berikut:
Test pertama : Setelah selesai pemasangan instalasi pipa di atas plafond dan dinding selesai.
Test kedua : Setelah instalasi pipa selesai, dipasang valve
Test ketiga : Setelah selesai pemasangan outlet gas medis.
Test keempat : Keseluruhan maion valve sampai dengaan outlet, setelah sebelumnya seluruh jaringan instalasi di blow off.
Test kelima : Uji coba dan blow off ulang.

Pengetesan kebocoran menggunakan media tekan nitrogen dengan tekanan 2 kali tekanan kerja instalasi atau ± 10 kg/ cm dalam waktu 2 kali 24 jam. Pengetesan pertama sampai keempat seluruh jaringan instalasi dites dengan tekanan yang sama atau ± 10 kg/ cm dalam waktu 2 kali 24 jam. Pada pengetestan yang kelima atau yang terakhir merupakan uji coba tekanan test disesuaikan dengan fungsi masing-masing instalasi, di sini yang jelas berbeda adalah pengetestan suction ( vacum ) . Untuk meyakinkan sebaiknya dilakukan cek ulang untuk menghindari kesalahan penyambungan pada outlet sebelum dioperasikan. Seluruh jaringan instalasi harus dibersihkan dengan cara blow off ( ditiup ) menggunakan gas nitrogen, setelah cukup bersih dilajutkan blow off berikutnya dengan menggunakan oxygen. Pada setiap ruang operasi bedah yang benar harus dipasang 1 ( satu ) outlet pembuanggan gas limbah ( anti Pollution unit ) dengan menggunakan system vacum yang dibuang melalui saluran pipa khusus ke udara luar. Untuk keperluan perbaikan/ maintenance sebaiknya setiap bagian bangunan dipasang saluran oxygen darurat ( Emergency Suplly Oxygen ) yang bisa dengan mudah dioperasikan setiap saat.

b. ALARM SYSTEM
Multi safe guard alarm system adalah sebuah perangkat yang memonitor tekanan gas dalam instalasi gas. Peralatan ini dipasang untuk memantau seluruh jaringan instalasi gas medis. Alarm gas medis pada umumnya dipasang pada setiap zone, sehingga instalasi yang dipantau adalah sebatas zoneyang telah ditentukan. Jika ada gas yang tekanannya di atas atau di bawah tekanan gas yang telah diijinkan atau ditentukan, maka alarm akan berbunyi dan lampu peringatan akan menyala apabila hal ini terjadi maka dapat segera dilakukan tindakan yang perlu untuk menormalkan kembali tekanan gas.

c. OUTLET
Pemasangan outlet gas medis di diding ( tembok atau partisi ) yang standard dipasang dalam box mounting dilengkapi panel plat stainlees steel dikuatkan debaut skrup baja. Kontruksi outlet gas medis masing-masing produk berbeda ukuran, type dan system koneksinya, namun cara kerjanya pada dasarnya sama. Semua outlet harus tertutup rapat secara otomatis pada saat tidak dipakai dan gas baru terbuka atau mengalir setelah alat perlengkapan outlet ( conector ) dipasang.
Untuk menghindari kesalahan pemasangan setiap outlet gas medis diberi nama gas, warna yang berbeda, ukuran drat/ skrup atau tusuk yang berbeda pula. Dengan demikian conector gas yang satu tidak akan bisa masuk ke outlet yang lain.
Pada umumnya pemasangan outlet gas medis ditempatkan sebelah kanan penderita ( pasien ) dengan ketinggian berkisar 120-150 cm di atas permukaan lantai. Namun penempatan outlet ini bisa saja berubah tergantung kebutuhan user.
Pada ruang-ruang khusus seperti ICU/ ICCU, ruang perawatan VIP/ VVIP outlet gas medis dipasang dalam panel ( wall duct system ) yang dilengkapi lampu baca, nurse call, lampu periksa, dan stop kontak listrik.
Pada ruangan operasi/ bedah dan emergency outlet gas medis dipasang atau digantung di plafond. Outlet yang digantung di plafond disebut ceiling cotilomn atau ceiling outlet dengan berbagai type.
Tekanan gas yang keluar dari outlet harus memenuhi standard tekan medis yaitu:
a. Oxygen = 4 -5 kg/ cm²
b. Nitrous Oxide = 4 – 5 kg/ cm²
c. Compressed Air = 4 – 5 kg/ cm²
d. Suction ( Vacum ) = 20 – 60 cm

Last Updated on Thursday, 15 December 2011 07:03
 

Statistics

Content View Hits : 362146

Customer Service

Hubungi kami melalui contact person atau via YM dg klik

FaceBook

Gas Medis SMI